Selasa, 16 Juni 2015

MAHASISWA UAD HARUS RELA MUDIK H-10 LEBARAN




     Mudik lebaran sudah menjadi fenomena umum bagi Indonesia , tak terkecuali bagi mahasiswa yang sedang berguru dinegeri orang, Mudik menjadi waktu yang ditunggu-tunggu bagi mahasiswa yang sedang merantau mencari ilmu. tak jarang mahasisapun sudah jauh-jauh hari menyiapkan waktu mudik, mulai dari membeli tiket, mencari oleh-oleh, hingga menyiapkan berbagai keperluan lainnya.

       Mudik ternyata menjadi agenda temu kangen sesama saudara, tak hanya itu kesempatan ini juga dimanfaatkan mahasiswa untuk bertemu dengan teman-temen lamanya dikampung.  makanya mahasiswa tidak mau melewatkan fenomena ini karena mungkin mereka hanya bisa pulang kekampung halamannya dalam rentang waktu yang hanya satu tahun sekali. sehingga mereka ingin memanfaatkanna sebaik-baik mungkin.

Mahasiswa UAD pada mudik 2015 ini sepertinya bakal Molor di H-10 lebaran, pasalnya berdasarkan hasil keputusan yang dikeluarkan di Universitas Ahmad Dahlan, Ujian Akhir Semester jatuh pada tanggal 26 Juni 2015, sedang rata-rata selang waktu yang digunakan untuk ujian sendiri sekitar 2 minggu. jika tidak ada perubahan lagi ujian akhir semester ini akan selesai pada 8 Juli 2015, dengan begitu kemungkinan besar mahasiswa  dipastikan tidak akan menikmati waktu panjang menjalani ibadah puasa bersama keluarga. hal ini lebih singkat lagi jika mahasiswa tersebut berada diluar  pulau jawa yang hanya bisa pulang melalui jalur darat.

    Hal ini seperti yang dialami oleh salah satu mahasiswa teknik elektro yang enggan disebut namanya, ia sendiri merupakan mahasiswa kelahiran Riau yang sekarang melanjutkan studi teknik elektro di Universitas Ahmad Dahlan, Ia menyebutkan bahwa setiap musim mudik tiba, ia harus rela menaiki bus ekonomi demi mengurangi biaya perjalanan mudiknya,      “ ..kalau saya ya naik bus ekonomi, soalnya kalau jalur udara dekat lebaran itu mahal lebih dari 2 jt, itupun masih jauh dari kampung saya, kan kasian orang tua masih menanggung biaya saya..” ungkapnya saat wawancara.

     Tak hanya biaya yang mahal, ia pun harus rela berlama-lama dimobil untuk sampai kekampungnya, pasalnya butuh waktu 3 hari lebih untuk bisa mencapai kampung halamannya, kebijakan Universitas memang tidak bisa disalahkan  hal ini dikarenakan Ramadhan selalu mengalami perubahan jauh lebih cepat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, sehingga ketika Ramadhan berbarengan dengan jadwal UAS tidak mungkin juga pihak Universitas mengundurkannya hingga semester selanjutnya. Kini tinggal bagaimanakah mahasiswa mengatur jadwal mudiknya agar bisa tepat waktu sampai dikampung halaman. (Ade)

0 komentar:

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com

Posting Komentar